tribunindonesia

2011 Akhir Era Oprah Winfrey?

In FEATURES on 21 November 2009 at 8:15 PM
oleh
Ketika kebanyakan perusahaan Amerika mengumumkan rencana bisnis yang baru, biasanya pengumuman itu hanya disampaikan lewat sebuah pernyataan di bursa Wall Street atau dalam pertemuan dengan beberapa orang analis yang berpengaruh. 
 
Namun ketika perusahaan itu bernama Opran, Inc, berita itu disampaikan dengan air mata dan jelas dengan pernyataan yang menyentuh perasaan didepan kamera. 
Kita diberi waktu cukup untuk menyiapkan diri bagi satu perubahan di masa mendatang.
Edisi terakhir dari acara yang dipasarkan lewat sindikasi ke 200 pasar diseluruh Amerika dan 140 negara diseluruh dunia, akan disiarkan akhir musim 2011. 
Oprah mengatakan kepada para pemirsanya bahwa setelah berfikir masak-masak dan berdoa, rasanya “25 tahunnya sudah cukup”.
Memang pengumuman ini tidak terlalu mengguncang seperti digambarkan dalam dunia blog, tetapi kalau anda menonton pengumuman ini, anda bisa merasakan bahwa anda sedang menyaksikan peristiwa besar dalam sejarah pertelevisian Amerika. 
Begitu dalam dan intens hubungan Amerika dengan Oprah, keputusan ini disebut-sebut oleh media sebagai akhir sebuah era. 
Para pemirsa mengingat acara ini dimana dia pernah memberi setiap pemirsa sebuah mobil baru atau cara dia merayakan ulangtahun ke-20 program ini dengan membawa seribu stafnya berlibur ke Hawaii. 
Sebenarnya yang terjadi adalah perubahan teknologi dan model bisnis dalam dunia penyiaran. 
Oprah menjadi kaya dengan memegang hak sindikasi siaran programnya yang dijual ke banyak stasiun televisi. Namun dimasa depan, cara mencapai pemirsa sudah sangat berbeda.
Oprah sudah punya usaha baru dengan Discovery, salah satu pemain besar dalam industri penyiaran Amerika, dan proyek ini akan diluncurkan tahun 2011. 
Jadi sangat masuk akal untuk menduga bahwa dia akan muncul dalam televisi kabel yang baru, The Oprah Winfrey Network, untuk memastikan saluran ini berawal dengan baik dalam peta televisi Amerika yang begitu padat. 
Jika perempuan terkaya dalam dunia penyiaran Amerika berpendapat inilah saatnya masuk ke dunia televisi kabel, maka industri penyiaran harus berdiri dan mencatatnya. 
Bicara secara terbuka
Penonton, memang berdiri dan mencatat hal ini karena Oprah menjadikan dirinya sebagai bagian dari hidup mereka yang bisa diduga dan nyaman selama 25 tahun belakangan. 
Perubahan ini menjadi kesempatan bagi penonton Amerika untuk merefleksikan apa maksud Oprah, kira-kira sama seperti ulang tahun kerabat kesayangan anda dimana kerabat tersebut memberikan kesempatan kepada anda untuk menyatakan rasa sayang anda.
Riwayat hidupnya yang panjang dan berwarna, penderma, penerbit majalah, penyiar, kritikus sastra, produser dan aktris yang pernah dicalonkan mendapat Oscar, hanya sebagian dari cerita. 
Kekayaannya yang luar biasa juga tidak bisa menggambarkan Oprah secara keseluruhan, walaupun dia dijuluki sebagai wanita kulit hitam satu-satunya di dunia yang menjadi milyuner dan selama beberapa tahun tercatat sebagai satu-satunya milyuner warga kulit hitam Amerika. 
“Pengaruhnya begitu besar sehingga seperti berkuasa”
Sebagian kekuasaannya terletak pada fakta bahwa kisah hidup dia bergaung di telinga para pemirsanya, seperti mimpi Amerika tetapi versi yang diperbesar. 
Dia lahir di desa miskin di Amerika bagian Selatan dan masa kecilnya sulit serta diwarnai pelecehan dan hamil ketika remaja, sehingga akhirnya punya karir yang sukses luar biasa di televisi. 
Dia menjadi bintang karena cara dia membuka diri atas persoalan-persoalannya kepada para pemirsa. Ada sesuatu dalam kejujurannya dan kadang-kadang sikapnya yang terus terang padahal sangat menyakitkan secara emosi yang merebut hati satu kalangan tertentu di Amerika. 
Oprah berbicara mengenai pelecehan yang dialaminya, sehingga ketika dia berbicara mengenai contohnya, kasus pelecehan, dia berbicara sangat terbuka dan nyata sehingga tidak mungkin penyiar lain bisa menandinginya dalam soal-soal seperti itu. 
Para pemirsanya berbagi kegembiraan dan kesedihannya. Para penontonnya juga membaca buku yang direkomendasi oleh Oprah dan penontonnya juga berempati pada perjuangannya melawan kegemukan, karena berat badannya memang naik turun. Mereka juga membentuk pandangan mereka tentang dunia lewat acara-acara Oprah. 
Pengaruh politik 
Pengaruhnya begitu besar sehingga mirip dengan kekuasaan. Keputusannya untuk mendukung Barack Obama menjadi presiden, jauh sebelum Obama difavoritkan menang merupakan kunci penting dalam kampanye Obama. 
Obama sendiri punya sejarah hidup yang memberikan inspirasi pada orang-orang lain, tetapi dengan mendukung Obama, Oprah juga berhasil membuat hidupnya memberikan inspirasi juga. 
Itu adalah momen yang membuktikan Oprah memang unik. Coba bayangkan calon-calon presiden Amerika mencari dukungan dari seorang presenter televisi. 
Oprah tentu saja dipandang sebagai lambang keberhasilan kaum kulit hitam, dan memang dia adalah ikon. 
Kebanyakan tulisan mengenai Oprah membuat anda yakin bahwa dia akan segera keluar dari pentas nasional. Hal itu kemungkinan besar tidak akan terjadi. Saluran baru Oprah akan memperkuat posisinya sebagai salah satu wiraswasta yang paling penting di industri penyiaran Amerika. 

Ini mungkin akhir dari sebuah era siaran televisi, tetapi Oprah masih akan berkibar. (bbc/vd)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: