tribunindonesia

Imigrasi Surabaya Siapkan Ruang Khusus Layanan Haji

In INFO HAJI on 6 Agustus 2009 at 2:07 PM

oleh Prima Sp Vardhana

KANTOR Imigrasi Klas I Khusus Surabaya di Waru, Sidoarjo, rupanya sangat serius dalam menyambut amanah yang diberikan Departemen Agama untuk terlibat dalam proses sistem pemberangkatan calon jamaah haji tahun 2009. Keseriusan terkait dengan kebijakan pemerintah tentang paspor hijau sebagai sarana keabsahan keberangkatan jamaah haji itu, ditunjukkan dengan pelayanan khusus untuk para jamaah haji itu dengan menyiapkan ruang khusus yang berbeda dengan ruang pelayanan pemohon paspor umumnya.

Kami menyiapkan ruang khusus dalam melayani permohonan paspor para calon jamaah haji itu, karena kami ingin terlibat secara spesial dalam membantu para calon tamu Allah itu,” kata Kepala Kanim Klas I Khusus Surabaya, Jhony Muhammad di dampingi Humas Sugito Kamali di sela-sela peninjau pembangunan ruang khusus layanan paspor jamaah haji, Jumat (06/08).

Ruang khusus yang disiapkan untuk layanan paspor para jamaah haji itu, adalah memanfaatkan Ruang Praja yang biasa dimanfaatkan kantor imigrasi tersebut saat menggelar rapat umum. Ruangan dengan ukuran 12 X 12 meter itu disulap bak sebuah ruang layanan dengan meja petugas imigrasi diletakkan di depan dan di sisi kanan baris kursi pemohon yang berjumlah sekitar 50 pemohon.

Layanan khusus yang akan diberikan pada para calon tamu Allah itu antara lain, pelayanan sistem spesial. Artinya, setiap jamaah haji yang mengajukan permohonan sudah dapat menerima buku paspornya dalam waktu hanya dua hari, sementara untuk layanan permohon paspor umum membutuhkan waktu sekitar empat hari.

Sistem penerbitan paspor untuk jamaah haji dilakukan secara spesial, karena kami mengacu pada MoU yang disepakati Dirjen Imigrasi dengan Menteri Agama,” ujar pria berambut putih ini dengan suara baritonnya.

Dalam pengurusan paspor tersebut, menurut ia, para calon jamaah haji tidak akan dipungut biaya sepeser pun. Pasalnya biaya penerbitan paspor masing-masing jamaah sudah termasuk dalam biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH). Biaya setiap paspor jamaah haji sama dengan pemohon umum yaitu sebesar Rp 270 ribu.

Kendati penerbitan paspor tersebut berkaitan dengan keabsahaan keberangkatan naik haji, ditambahkan Sugito Kamali, paspor tersebut nantinya bisa dimanfaatkan untuk sarana keabsahaan untuk berangkat ke luar negeri pasca kepulangan mereka dari naik haji. Namun, para pemilik paspor hijau berkait kenaikan haji ini akan merasakan sebuah kebanggahan saat melakukan proses layanan keimigrasian.

Paling tidak para pemilik paspor ini akan dipanggil oleh petugas imigrasi sebagai Aba Haji atau Umi Hajja. Ini terjadi lantaran semua paspor hijau untuk naik haji memiliki nomor register khusus yang mencerminkan keterlibatan para pemilik sebagai jamaah haji tahun 2009,” katanya.

Sedangkan jumlah jamaah haji yang menjadi tanggung jawab Kanim Imigrasi Klas I Khusus Surabaya, jumlahnya sekitar 9.000 calon jamaah haji. Para pemohon itu berasal dari Sidoarjo, Mojokerto, Jombang, dan sebagian Surabaya. Masa layanannya sekitar satu bulan sejak mulai pelayanan pada Senin (10/08). (pvardhana88@gmail.com)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: