tribunindonesia

Gerhana Matahari Total Lewati China

In INTERNASIONAL on 3 Juli 2009 at 10:10 PM

gerhana-matahari-total 02PADA 22 Juli 2009 mendatang gerhana matahari total, dikabarkan Lembaga Ilmu Pengetahuan China dalam publikasi media tgl 20 Mei silam, dipastikan akan melintasi negeri China . Gerhana ini akan menyuguhkan fenomena alam amat menarik serta spektakular selama sekitar 6 menit lebih hingga diyakini sebagai yang terlama sepanjang abad 21.

Menurut Dr. Li Ding direktur Biro Ilmu Pengetahuan Alam China gerhana total 22 Juli adalah yang terlama sepanjang 2000 tahun sejarah peradaban manusia di muka bumi hingga lamanya waktu gerhana ini kemudian bakal dilampaui prakiraan gerhana matahari total yang akan terjadi tgl 13 Juni tahun 2132.

Kontak awal gerhana total 22 Juli di atas daratan negeri China akan mulai terjadi sekitar pukul 8 pagi hari —waktu lokal Beijing— di propinsi belahan Selatan China yang berbatasan dengan wilayah Negara Tibet dan bergerak ke arah Timur menuju kawasan samudera Pasifik. Jejak lintasan gerhana matahari yang membujur dari arah Barat hingga ke Timur daratan China hingga menghilang di Samudera Pasifik akan berlangsung hingga total sekitar 2 jam lamanya, namun demikian kontak gerhana total maksimal akan terjadi di sebelah Tenggara kepulauan negari Jepang yakni di p. Iwo Jiwa.

Para ilmuwan China dalam menyongsong gerhana matahari total ini telah berancang-ancang menyiapkan penelitian kajian chromospheres dan corona matahari selain penelitian atas variasi gravitasi planet dalam sistem tata surya.

Gerhana matahari total adalah fenomena alam ketika posisi bumi, bulan dan matahari berada segaris dan saat posisi bulan menutupi seluruh bola matahari proyeksi kerucut bayang-bayang bulan menerpa sebagian muka bumi hingga menjadikan wilayah yang terkena pada kondisi matahari tengah bersinar terang sekonyong-konyong menjadi gelap total layaknya malam hari selama beberapa saat.

Diluar bayang-bayang bulan yang menimbulkan terjadinya gerhana matahari total maka akan terdapat bayang-bayang sekunder atau penumbra shadow dimana fenomena gelap gerhana tidaklah menjadi gelap total melainkan kejadian gelap berbayang temaram, seperti halnya fenomena gerhana matahari yang akan terlihat di wilayah Indonesia serta sebagian wilayah kawasan Asia Tenggara, Asia Timur dan Samudera Pasifik.
Sebagian wilayah Indonesia yang akan kebagian bayangan gerhana matahari sebagian yakni di wilayah Sumatera Utara, Kalimantan, Sulawesi Utara, dan Papua.

Sumber: Up dates situs spacedaily-dot-com / Rizal Aachtung; http://www.iptek.net.id

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: