tribunindonesia

Salah Operasi Ganti Kelamin, Dokter Dituntut

In INTERNASIONAL on 10 Februari 2008 at 8:38 PM

BERLIN: Seorang wanita warga negara Jerman yang telah salah diasuh sebagai anak-anak laki-laki memenangkan perkara melawan ahli bedah yang telah mengubahnya menjadi remaja laki-laki. Demikian diungkapkan pengadilan setempat, Sabtu waktu setempat (9/2).

Penggugat yang berusia 48 tahun dan telah menderita penyakit yang disebut congenital adrenal hyperplasia menuntut ahli bedah tersebut, karena telah menghilangkan uterus dan ovariumnya saat operasi usus buntu yang berlangsung tahun 1976. Demikian laporan Reuters seperti dikutip Kompas Online.

Karena klitoris yang membesar dan dikira penis, wanita ini tumbuh dan diperlukan seperti laki-laki. Ungkap salah satu petugas peradilan di sebelah barat Kota Cologne.

Waktu itu, saat diberitahu bahwa dia 60 persen wanita usai operasi appendix, remaja ini mulai frustasi dan stres. Dia bahkan cenderung ingin bunuh diri. Akibatnya keluarga bingung dan membawanya ke dokter.

Karena dokter bedah itu merasa tidak menemukan bukti konkret adanya kelamin laki-laki di dalam tubuh sang pasien dan sebuah analisa atas kromosomnya membuktikan bahwa dia memang perempuan, meski dia (si anak) sendiri tidak diberitahu soal ini, ahli bedah itu akhirnya memutuskan untuk menghilangkan organ wanita yang ada di tubuh si anak dan kemudian memberi perawatan hormon dan operasi lanjutan bagi si anak dan menyelesaikan transformasinya sebagai pria.

Si wanita, yang kemudian menjadi seorang perawat, tahun 2006 akhirnya memahami bahwa organnya telah dihilangkan dan kromosom jenis kelaminnya dirahasiakan.

Dalam putusannya, pengadilan menemukan bahwa ahli bedah ternyata tidak memberi informasi yang memadai mengenai “kondisi alami, substansi dan skop” dari operasi yang dijalankannya di Bulan Agustus 1977.

Si penggugat, yang telah diberi nama laki-laki, telah menemukan setidaknya hingga 100.000 euro kerusakan yang bisa dihitung dari si ahli bedah.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: