tribunindonesia

Arsip untuk ‘TOKOH’ Kategori

Sri Mulyani Salah Satu Wanita Berpengaruh di Dunia

In TOKOH on 20 Agustus 2009 at 2:01 PM

sri_mulyani_indrawatiMENTERI Keuangan sekaligus Pelaksana Jabatan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sri Mulyani Indrawati kembali dinobatkan oleh Forbes sebagai salah satu wanita paling berpengaruh di dunia pada 2009.

Posisi Sri Mulyani tahun ini melorot di urutan ke-71. Tahun lalu Sri Mulyani berada di posisi ke-23 mengalahkan Hillary Rodham Clinton yang nangkring di urutan ke-28. Kala itu Hillary masih menjabat sebagai senator di New York. Tahun lalu Sri Mulyani juga berada di atas Oprah Winfrey (urutan ke-36) pembawa acara kondang asal Amerika.

Tahun ini, menurut laporan yang dilansir pada Rabu (19/8), Sri Mulyani dinilai berhasil mengurangi budaya korupsi yang mengakar di Indonesia. Sri Mulyani juga dinilai berhasil menciptakan iklim usaha yang kondusif dan memberikan insentif pajak bagi para pelaku usaha.  Read the rest of this entry »

Ciputra dan Sejarah Penderitaan Rakyat Manado

In TOKOH on 5 Agustus 2009 at 7:14 PM

oleh Prima Sp Vardhana

ciputra1KEHADIRAN stasi Jalan Salib di kaki patung Kristus Memberkati yang dibangun di kawasan Citraland Manado, Sulawesi Utara, bukan hanya diharapkan sebagai tempat wisata religi. Monumen yang terletak di atas bukit itu juga mencatat sejarah penderitaan rakyat Manado, khususnya pada masa penjajahan Jepang 1942-1945.

Itu memang sengaja dihadirkan oleh Ciputra sebagai pendiri obyek wisata religi, khususnya untuk umat Kristiani. Saat meresmikan Jalan Salib di kompleks itu, beberapa waktu lalu, Ciputra secara detail menjelaskan, di ujung jalan salib, tepatnya di bawah kaki Kristus Memberkati, dibuat relief dan patung-patung penderitaan warga Manado yang mengalami kekejaman Jepang.

Ada empat patung yang menggambarkan penderitaan itu. Satu di antaranya seorang ibu yang menggendong anak balita telanjang. Meski keseluruhan tubuh patung dicat putih, tetap kelihatan ekspresi ibu itu yang begitu sendu dan sedih serta menderita. Ia seolah memikirkan bagaimana nasib masa depan si anak balita kurus dan telanjang, yang menggambarkan kemiskinan orangtuanya.

Kehadiran patung ibu dan anak yang menderita ini semakin menemukan bukti kebenarannya, dengan pengakuan Ciputra sendiri bahwa ayahnya, Tji Sien Poe, seorang pedagang kecil meninggal di tahanan Jepang. Read the rest of this entry »

Todt Siap Terima ‘Sampur’ Kepemimpinan Mosley

In OTOMOTIF, TOKOH on 24 Maret 2008 at 8:25 PM

Jean Todt tidak ingin terlalu lama menganggur. Buktinya, setelah dipecat dari jabatannya sebagai Tim Principal Ferrari, Todt mengaku siap menggantikan posisi Max Mosley sebagai Presiden Federasi Otomotif Internasional (FIA). Masa sih?

Pada pekan lalu, Ferrari secara mengejutkan mengumumkan pergantian posisi yang di tempati oleh Todt. Posisinya kini diganti oleh Amadeo Felisa. Meski dicopot dari jabatannya sebagai CEO Ferrari, namun Todt mengaku tidak ingin sepenuhnya pensiun dari Tim Kuda Jingkrak itu.

“Sejak Rabu pekan kemarin, saya sudah menjadi bagian dari dewan Ferrari dan penasihat buat perusahaan yang di pimpin oleh Luca di Montezemolo,” jelas pria asal Prancis itu sebagaimana dikutip Atosport, Minggu (23/3/2008). Read the rest of this entry »

Dalai Lama Tepis Tuduhan China

In TOKOH on 24 Maret 2008 at 7:12 PM

Dalai Lama

BEIJING: Ofisial Olimpiade China menghadapi gelombang unjuk rasa yang dilancarkan oleh aktivis Tibet di Yunani Senin (24/3) ini.

Unjuk rasa tersebut direncanakan, setelah pemerintah China menuduh pemimpin spritual Tibet di pengasingan Dalai Lama berada di balik aksi kerusuhan di Tibet belakangan yang ditujukan untuk mensabotase Olimpiade Beijing.

Para aktivis Tibet berjanji akan memprotes upacara resmi penyalaan obor Olimpiade di Yunani. Sekitar 1.000 personil polisi telah disiagakan untuk menangkal upaya demonstran menghalang-halangi upacara tersebut. Obor Olimpiade 2008 akan melintas di 20 negara sebelum dilangsungkannya Olimpiade Beijing pada 8 Agustus 2008.

China berencana melangsungkan arak-arakan obor Olimpiade yang melintas Tibet dan mengarah ke puncak Gunung Everest. Namun, upaya China untuk mengukir nama baik sebagai tuan rumah Olimpiade tahun ini telah terhalang lewat aksi kekerasan yang dilakukannya dalam meredam kerusuhan di Lhasa. Read the rest of this entry »

Li Ka-Shing Orang Terkaya di Dunia ke-9 Versi Forbes

In TOKOH on 22 Maret 2008 at 5:28 PM

Image Majalah Forbes menempatkan Li Ka-Shing (79) sebagai orang kesembilan terkaya di dunia dengan harta senilai USD32 miliar atau setara Rp302 triliun. li-ka-shing-01.jpg
Tidak terbantahkan lagi, kekayaannya tersebut menahbiskan Li sebagai orang paling kaya di Hong Kong. Dialah raja di antara sekitar 40 konglomerat di kota bekas koloni Inggris itu.

Forbes melaporkan, membumbungnya harga-harga properti dan kedekatan dengan ekonomi China menjadi beberapa faktor penyebab mengapa banyak penduduk Hong Kong semakin kaya.

Tidak heran jika melihat mobil-mobil mewah semacam Rolls Royce dan Porsche hilir mudik di jalanan Hong Kong. “Fenomena ini membuktikan bahwa Hong Kong tetap menjadi salah satu wahana kondusif untuk bisnis dan investasi. Tampaknya hal ini sulit untuk diubah,” kata Redaktur Senior Forbes Russell Flannery. Read the rest of this entry »

Atsutoshi Nishida Hentikan Pertempuran Toshiba vs Sony

In TOKOH on 22 Maret 2008 at 5:17 PM

Keputusannya menyetop produksi HD DVD disayangkan banyak kalangan. Selain akan kehilangan pendapatan senilai 24 miliar yen, Toshiba juga berpotensi menghadapi masalah lain yang amat pelik.

Tiada yang lebih sengit, selain duel antara Sony dan Toshiba. Persaingan tajam di antara gergasi elektronik asal Jepang ini, terutama dalam memperebutkan pasar produk pemutar disk. Selain saling menggebrak harga dan keunggulan teknologi, peperangan antardua merek ini sudah berlangsung sangat lama, lebih dari satu dekade.

Nah, memasuki tahun ini, pertarungan klasik itu diramalkan segera berakhir. Yang mengejutkan, tampaknya dewi kemenangan akan berpihak pada Sony. Toshiba menyerah kalah? Rupanya begitu. Bagi industri ini, kemenangan di pihak lawan mungkin saja dipandang sebagai keniscayaan. Setidaknya, hal itu dipertegas oleh keputusan manajemen Toshiba yang dilansir bulan lalu, yang intinya, mulai Maret ini mereka akan menyetop produksi HD DVD (high definition digital versatile disc). Untuk diketahui, HD DVD adalah produk pesaing Blu-raybuatan Sony.

Kebijakan yang tergolong kontroversial itu, ternyata tak bisa dilepaskan dari gaya kepemimpinan Atsutoshi Nishida sebagai Chief Executive Officer (CEO) Toshiba Corporation. Ia terpaksa mengambil keputusan itu, dalilnya, karena pihaknya tak ingin selamanya terjebak dalam persaingan.

atsutoshi-nishida.jpg

“Bagi kami, (persaingan) dalam jangka panjang tak akan ada manfaatnya lagi,” katanya, seperti dikutip, Sabtu (15/4). Read the rest of this entry »

Marissa Haque Ancang-ancang Tuntut Wartawan

In TOKOH on 18 Maret 2008 at 6:08 PM
Marissa Haque, soal Wartawan dan Atut
Marissa Haque raih gelar doktor

SUDAH 14 bulan lebih mantan calon Wakil Gubernur Banten, Marissa Haque Fawzi mencari kebenaran dan menuntut keadilan terkait dugaan pemalsuan ijazah serta penyimpangan hukum lainnya yang menyangkut Gubernur Banten terpilih, Ratu Atut Chosiyah.

Polemik ini semakin menarik saat Marissa melaporkan Ratu Atut ke Mabes Polri, Kamis (6/3), serta Polda Metro Jaya, Jumat (7/3) lalu dan Polda memanggil Gubernur Banten tersebut satu hari kemudian. Dibawah ini hasil wawancara Marissa dengan beberapa wartawan.
Assalamualaikum Mbak Marissa?Bagaimana kabarnya?

Waalaikum Salam Warahmatullahi wa Barakatuh. Sehat, anda sendiri bagaimana?

Sehat. Mbak Apa benar Anda melecehkan para wartawan di Polda Metro Jaya?

Tidak benar, saya tidak pernah melecehkan teman-teman wartawan. Saya hanya bermaksud menyapa mereka sambil bercanda, Aduh kemana aja masih hidup loe? Tanya saya kepada mereka. Karena mereka saat saya kampanye selalu dekat dan membantu, jadi hanya bahagia dan kangen terus saya sapa. Read the rest of this entry »

Obama: Batas Mabuk Tetap 21 Tahun

In TOKOH on 18 Maret 2008 at 6:01 PM
Barrack Obama

CRANTON: Barack Obama mulai menunjukkan sikapnya sebagai negarawan, yang cinta negaranya.

Sikap itu ditunjukkan dengan menolak permintaan para pendukungnya agar ia membuat rencana untuk menurunkan batas usia boleh mabuk.

Sebagai gantinya ia berjanji membantu menyalurkan keluhan para veteran perang Irak dan Afghanistan.

“Saya tahu, ini mungkin membuat anda senewen. Tetapi saya tidak akan menurunkan batas usia boleh minum,” ujar Obama, Senin (17/3) atau Selasa (18/3).

Senator Illinois saat itu sedang menggelar diskusi dengan delapan veteran perang yang disiarkan MTV untuk memperingati lima tahun perang Irak.

Pernyataan calon presiden dari Partai Demokrat ini untuk menanggapi usul seorang veteran perang Irak, Ernest Johnson. Johnson (23) mengungkapkan satu hal yang membuatnya kesal adalah tidak bisa menenggak minuman beralkohol sebelum berusia 21 tahun, padahal saat itu ia sudah dianggap cukup masuk dinas militer dan mati membela negara. Read the rest of this entry »

Dalai Lama : Genosida Kultur Terjadi di Tibet

In TOKOH on 18 Maret 2008 at 5:57 PM

BEIJING: Pemimpin sprituil Tibet di pengasingan Dalai Lama menjelaskan bahwa Tibet menghadapi “genosida kultur.” Pernyataan ini disampaikan Dalai Lama di saat personil polisi dan militer China mengambil tindakan tegas menyusul aksi protes yang diwarnai kekerasan sehingga menyeret China ke dalam publisitas negatif menjelang dilangsungkannya Olimpiade Beijing 2008.”Apakah pemerintah China mengakui atau tidak, yang pasti telah terjadi masalah di Lhasa. Apakah secara sengaja atau tidak tidak sengaja, genosida kultur berlangsung di ibukota Tibet tersebut,” kata Dalai Lama di Dharmsala, India utara yang menjadi basis pemerintah Tibet di pengasingan. Dalai Lama juga menyerukan dilangsungkannya investigasi internasional terhadap aksi kekerasan yang dilakukan aparat keamanan China terhadap demonstran di Tibet.

Militer dan kepolisian China mengambil tindakan tegas setelah unjuk rasa yang berlangsung selama 5 hari di Lhasa memuncak dengan aksi kekerasan Jumat (14/3) lalu. Beberapa bikhsu Budha dan sejumlah demonstran lainnya dilaporkan membakar sejumlah kendaraan polisi dan pertokoan. Aksi tersebut dilakukan untuk menentang kekuasaan Beijing terhadap Tibet dalam 2 dasawarsa terahkir.

Berbagai sumber di Tibet menyebutkan ditemukan sekitar 80 jenazah akibat kerusuhan Jumat lalu. Thubten Samphel, juru bicara pemerintahan Dalai Lama di pengasingan, mengaku tidak mengetahui berapa banyak korban jiwa dari pihak demonstran. Thubten Samphel menjelaskan setidaknya 72 orang cidera dalam kerusuhan di ibukota Lhasa tersebut.

Kantor berita resmi China Xinhua melaporkan sedikitnya 10 warga sipil tewas terpanggang dalam aksi kerusuhan Jumat lalu. Namun angka korban jiwa tersebut tidak dapat diverifikasi secara independen karena China membatasi akses media asing ke Tibet.

TV Kabel Hong Kong melaporkan sekitar 200 kendaraan militer yang mengangkut puluhan tentara lengkap dengan senjata memasuki Lhasa Minggu (16/3) ini. Tayangan televisi menunjukkan sebagian besar jalan-jalan di Lhasa sepi dan kendaraan militer maupun tempur China nampak berpatroli serta sejumlah tentara dikerahkan untuk menggeledah beberapa gedung.

Kerusuhan di Lhasa Jumat lalu berlangsung tepat 2 pekan sebelum dimulainya estafet obor Olimpiade Beijing yang diantaranya akan melintas di Tibet. Pemerintah komunis China berharap penyelenggaraan Olimpiade pada 8-24 Agustus 2008 di Beijing akan meningkatkan popularitasnya di dalam maupun luar negeri. Namun kerusuhan di Lhasa telah mengangkat masalah pelanggaran HAM dan polusi China ke permukaan pandangan publik dunia. (ma/Kmp,AP)

Bondan Winarno: Saya Sering Diamuk Pembantu

In TOKOH on 16 Maret 2008 at 6:08 PM

Bondan Winarno

PEMBAWA acara kuliner Bondan Winarno yang terkenal dengan ungkapannya yang “Mak Nyuuuus” mengaku sering dimarahi pembantunya.

“Karena itu saya jarang masak masakan Jawa,” kata Bondan yang ditemui seusai menjadi juri untuk kategori koki profesional dalam acara lomba memasak yang digelar Garuda di Senayan City, Sabtu (16/2) siang ini.

“Saya memang suka masak di rumah. Tapi seringnya masakan Perancis, Italia. Pokoknya masakan Eropa,” katanya.

Tidak bisa masak masakan Jawa atau tidak doyan makanan Jawa? “Kalau saya masak masakan Jawa, saya sering dimarahi pembantu saya. Dia lebih jago untuk masakan Jawa,” katanya tanpa embel-embel Mak Nyusssss…

Tampil sebagai yuri untuk kategori koki profesional pada lomba itu, Bondan mengaku tidak mengutamakan penampilan hasil masakan peserta. Sebab baginya, yang enak dari sebuah masakan itu ya rasanya.

Lalu rasa yang enak itu seperti apa? “Ya yang pas di lidah. Kalau makanan itu harusnya asem, ya asemnya pas di lidah. Kalau harus pedas ya pas pedasnya di lidah,” katanya.

Mengenai kebiasannya makan enak dan berkali-kali, Bondan mengaku punya cara sendiri untuk mengatasinya dari gangguan penyakit dan ancaman berat badan. “Kalau lagi syuting, saya makan paling sedikit delapan kali sehari. Bahkan bisa 12 kali,” katanya.

Tidak takut gemuk dan penyakitan? “Saya selalu nimbang, ditambah jalan pagi setiap hari,” katanya tentang rutinitas harian yang telah dia jalani selama delapan tahun terakhir. (bil/Kmp)

Obama Siap Angkat Kasta Kulit Hitam di AS

In TOKOH on 25 Februari 2008 at 10:30 PM

Barack Obama membangun impian besarnya sejak awal. Sejak ia bergelut dengan persoalan-persoalan masyarakat bawah di permukiman kulit hitam Chicago. Semua orang pun mahfum ketika kemudian ia terpilih menjadi senator Illinois yang beribukota Springfield. barack-obama-is-not-superman.jpg

Impian besar itu bukan sekadar menjadi senator, tetapi menjadi presiden AS pertama yang datang dari kalangan kulit hitam. Sekarang ia sedang menunggu hasil pemilihan Super Tuesday untuk Demokrat yang melibatkan 22 negara bagian. Jalan menuju Gedung Putih akan melebar baginya, kalau Obama bisa merebut sebagian besar negara bagian itu.

Di Chicago, salah satu kantong dukungan Obama bisa ditemui di kawasan Hyde Park-Kenwood. Kawasan itu merupakan benteng politik kaum liberal yang juga menjadi rumah bagi Universitas Chicago dan organisasi hak sipil Rainbow-PUSH pimpinan pendeta Jesse Jackson.

“Barack membangun karirnya di Hyde Park, yang komunitasnya sangat progresif dan terbuka,” kata John Rogers Jr, salah satu wiraswastawan kulit hitam pendukung Obama, Selasa (5/2).

Anggota DPR AS dari Chicago, Danny Davis mengatakan Obama mulai menarik perhatian ketika sukses membentuk aliansi dengan kubu Republik setelah terpilih menjadi anggota DPR Illinois pada 1996. Ketika Obama minta dukungan untuk ikut pemilu senat AS pada 2204, Davis dengan senang hati mendengarkan harapan dan aspirasinya. “Tetapi saya tidak menduga dia akan menang besar,” ujar Davis.

Lalu, Obama bikin kejutan lagi ketika membangun tim kampanye yang berhasil mengumpulkan dana 130 juta dolar (atau Rp 1,3 triliun). Dana sebesar itu dikumpulkan dari penyumbang yang jumlahnya tidak diperkirakan sebalumnya, yaitu 650.000 orang. Ketua tim pengumpul dana kampanyenya saja Penny Pritzker.

Obama mekar di tempat yang tepat, yaitu Chicago. Sejarah kota ini dianggap sebagai inkubator bagi bisnis dan budaya kulit hitam Amerika, kata Laura Washington, profesor jurnalisme Universitas DePaul.

“Sebagai seorang kandidat dengan rac campuran yang lebih banyak hidup di sekitar orang kulit putih ketimbang kulit hitam, Obama keluar dari pola lama politik Afrika-Amerika, yaitu pendeta dan aktivis HAM,” kata Washington.

Sebagai gambaran, Obama mencari dukungan dari tokoh-tokoh tua Demokrat, seperti anggota Kongres Abner Mikva, dan merapat ke Universitas Chicago tempat ia menuntut ilmu hukum. Penasihat ekonomi Obama adalah profesor Austan Goolsbee, penganjur metode penyelesaian masalah berdasarkan data.

Goolsbee mengatakan tujuan ekonomi utama Obama adalah menyingkirkan beban finansial sehari-hari dari pundak rakyat AS. Ia juga menginginkan pemerintahan iPod, yang bisa dibawa ke mana-mana dengan gampang dan segera memenuhi kebutuhan.

“Dalam beberapa hal, gagasan ini muncul dari latar belakang hidupnya sebagai seorang community organizer yang mencoba membantu orang-orang mendapatkan akses pada sumber-sumber yang menjadi hak mereka,” katanya.

Mereka yang sempat mengenalnya sebentar mengatakan Obama yang ramah membuat mereka nyaman secara personal. Dalam kampanye, Obama menunjukkan kemampuannya yang memesona audiens.

Di Hyde Park, Obama punya rumah bata seharga 1,65 juta dolar yang berdiri megah. Di salah satu sisinya, berdiri sederetan cemara yang ditanam rapat untuk membatasi dengan rumah megah lain di sebelahnya.

Rumah itu dibeli hanya beberapa saat setelah pidatonya menyengat dalam konvensi Demokrat pada 2004. Pidato itu membuat popularitasnya meroket di kancah nasional dan membuat dua bukunya best-seller.(Reuters/ma)

Castro Takluk Dibawah Sergapan Usia

In TOKOH on 22 Februari 2008 at 6:07 PM

Fidel Castro, yang telah mengumumkan diri mundur dari kursi Presiden Kuba, telah memerintah negaranya begitu lama, sehingga hampir 75% warganya tidak pernah mengenal pemimpin lain.

Kendati Amerika Serikat telah mencoba menggusur dia, Presiden Castro bertahan, sementara sembilan presiden silih berganti memerintah di Washington D.C. sejak dia berkuasa tahun 1959.

Pada Juli 2006 Presiden Castro menjalani bedah darurat pada saluran pencernaan dan absen dari semua acara publik sejak saat itu.

Meski para pejabat Kuba mengatakan, pemimpin mereka sedang mengalami pemulihan, ketidakmunculannya memicu keraguan soal kesehatannya.

Pada 19 Februari 2008, Castro mengumumkan: “Saya tidak akan berniat untuk atau pun menerima jabatan presiden dewan negara dan panglima tertinggi.”

Dia telah mengisyaratkan setidaknya pada 17 Desember dalam sepucuk surat yang dibacakan di televisi Kuba, bahwa dia mengemban tugas untuk tidak mencengkeram kekuasaan atau menghalangi generasi yang lebih muda.

Selagi saudaranya, Raul, yang juga sudah uzur, bertindak sebagai penjabat presiden sejak tahun lalu, istilah pemimpin yang lebih mudah secara tersirat menyatakan Raul mungkin tidak secara otomatis menggantikan dia.

Pertanyaan yang masih belum terjawab adalah apakah Revolusi Komunis Kuba akan tetap bertahan hidup setelah era Fidel Castro.

Keluarga kaya

Pemimpin Komunis, yang dikenal karena pidato panjang penuh retorika anti-Amerika terlahir pada 1926 dari keluarga tuan tanah yang kaya dan dinamai Fidel Alejandro Castro Ruz.

Castro muda menjalani pendidikan Jesuit dan lulus dari Universitas Havana sebagai ahli hukum.

Namun, setelah terguncang oleh perbedaan mencolok antara gaya hidupnya yang nyaman dan kemiskinan banyak warga lain, dia belakang menjadi revolusioner berhaluan Marxist-Leninis.

Pada tahun 1953, dia mengangkap senjata untuk melawan resmi Presiden Fulgencio Batista.

Dengan tujuan memicu revolusi rakyat, pada 26 Juli tahun itu, Castro memimpin lebih dari 100 pengikut melancarkan serangan yang gagal terhadap barak militer Moncada di Santiago de Cuba.

Fidel Castro dan saudaranya Raul selamat, tapi dipenjarakan.

Diampu setelah dua tahun, Castro melanjutkan kampanye untuk menggusur rezim Batista selagi berada di pengasingan di Meksiko, dan mendirikan pasukan gerilya yang dikenal sebagai Gerakan 26 Juli.

Cita-cita revolusionernya menarik dukungan di Kuba dan pada tahun 1959 pasukannya menggulingkan Batista, yang rezimnya dianggap identik dengan korupsi, kebobrokan dan ketidakadilan.

Penguasa baru Kuba, yang juga mencakup tokoh revolusioner legendaris asal Argentina, Che Guevara berjanji untuk menyerahkan lahan kepada rakyat dan membela hak-hak orang miskin.

Perang dingin

Fidel Castro bersikukuh menyatakan ideologi pertama dan utamanya adalah wawasan Kuba. “Tidak ada Komunisme atau Marxisme, tapi demokrasi perwakilan dan keadilan sosial dalam perekonomian yang tertata rapi,” kata Castro saat itu.

Dia belakangan dilecehkan oleh Presiden AS Dwight Eisenhower dan mengaku dia didorong untuk masuk ke pengaruh Uni Soviet dan pemimpinnya, Nikita Khrushchev. Kuba kemudian menjadi ajang Perang Dingin.

Pada April 1961, Amerika Serikat berusaha menggulingkan pemerintahan Castro dengan menggalang pasukan swasta dari kalangan warga Kuba di pengasingan untuk menyerbu pulau tersebut

Di Teluk Babi, pasukan Kuba berhasil menghalau penyerbu, dan menewaskan banyak di antara mereka selain menawan 1.000 orang.

Satu tahun kemudian pesawat mata-mata Amerika Serikat mendapati rudal Uni Soviet dalam perjalanan ke beberapa lokasi di Kuba. Dunia tiba-tiba dihadapkan pada kemungkinan perang nuklir habis-habisan.

Negara adidaya saling menatap, tapi pemimpin Uni Soviet-lah yang mengalah. Dia menarik rudalnya dari Kuba dengan imbalan persenjataan Amerika diam-diam ditarik dari Turki.

Meski demikian, Fidel Castro menjadi musuh nomor satu Amerika.

Amerika Serikat mencoba membunuh dia — lebih dari 600 kali, kata seorang menteri Kuba.

Menjebak dia agar menghisap cerutu yang dijejali bahan peledak adalah satu gagasan untuk menghabisinya.

Makar anti-Castro lain jauh lebih aneh, termasuk membuat jenggotnya rontok dan mentertawakannya.

Uni Soviet mencurahkan banyak dana ke Kuba. Moskow memborong sebagian besar panen tebu pulau itu dan mengirimkan kapal-kapal yang bermuatan berbagai produk yang diperlukan untuk menyiasati blokade Amerika.

Meski mengandalkan bantuan Rusia, Presiden Castro mengantar Kuba menjadi pemuka Gerakan Non-Blok yang baru muncul.

Di Afrika, dia memihak dengan mengirimkan pasukannya untuk mendukung gerilyawan Marxist di Angola dan Mozambique pada 1970-an.

Namun, era kepemimpinan Uni Soviet di bawah Mikhail Gorbachev tahun 1980-an membawa serta petaka bagi revolusi Presiden Castro.

Moskow mengakhiri dukungan ekonomi kepada Kuba dengan menolak membeli gula Kuba.

Sementara blokade Amerika masih berlanjut dan dukungan Soviet terputus, kelangkaan kronis tidak terelakkan di Kuba. Emosi menjadi semakin mudah naik, sementara antrian bahan pangan semakin panjang.

Menjelang pertengahan 1990-an, banyak warga Kuba tidak tahan lagi. Ribuan orang nekat mengarungi laut dalam gelombang exodus. Banyak yang tenggelam.

Peristiwa ini tidak ubahnya mosi tidak percaya yang telak bagi pemimpin mereka.

Putrinya Alina Fernandez lebih memilih hidup di pengasingan sebagai pembangkang di Miami daripada mengalami pemerintahan di bawah ayah yang “despotis”.

Kondisi bangsa

Presiden Castro menggunakan sikap bermusuhan Amerika Serikat sebagai alasan untuk menampik reformasi demokratis atas sistem negara satu partainya.

Namun, Kuba di bawah kepemimpinan Castro mencapai prestasi mengesankan di dalam negeri.

Jasa perawatan kesehatan berkualitas bagus gratis bagi semura orang, dan jumlah warga yang bisa baca tulis mencapai 98% dan Kuba memiliki tingkat kematian bayi yang setara dengan negara-negara Barat.

Fidel Castro mempertahankan kemampuannya untuk menggentarkan dan mengusik Amerika Serikat. Yang paling akhir dia terlibat dengan misi Seksi Kepentingan Amerika Serikat soal propaganda di luar gedung.

Dia juga merekayasa perbaikan hubungan dengan negara Ameri Latin kaya minyak, Venezuela, yang diperintah oleh sahabat kentalnya, Hugo Chavez.

Meski banyak warga Kuba jelas membenci Castro, yang lain benar-benar mencintai dia. Dia adalah sosok Daud yang berdiri menghadapi Goliath Amerika.

Setelah 50 tahun berlalu sekalipun, Fidel Castro tetap menjadi sosok yang mengundang perbedaan pendapat.ma/BBC

 

Alfredo Tewas dengan status Martir Ketidakadilan

In TOKOH on 13 Februari 2008 at 4:48 AM

oleh Prima Sp Vardhana

Pria berpantalon hitam itu diam tafakur dalam sebuah peti mati kayu. Wajahnya terlihat gagah dengan sebaris senyum menghias bibirnya yang pucat.

Kalau saja di seputar peti mati dari kayu itu tidak terlihat beberapa lajang dan pasangan suami istri yang menangis sesenggukan. Pasti siapa pun yang menyaksikan akan mengira pria gagah itu tengah tertidur lelap merenda mimpi-mimpinya.

Namun, setelah cukup lama melihat wajah pria “keren” dalam peti mati itu, maka tak berapa lama kemudian barulah sadar. Pria gagah di dalam peti mati itu tak lain adalah Mayor Laut Alfredo Alves Reinado (40), yang tewas dalam percobaan pembunuhan atas Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta, Senin (11/2). Ia tertembak pengawal presiden, setelah berhasil menembak Ramos-Horta di rumah pribadi presiden.

“Alfredo bagi pemerintah Timor-Leste memang disebut pemberontak militer. Namun, bagi kami warganegara Timor-Leste, dia adalah martir. Dia mengurbankan dirinya demi prinsipnya yang membela masyarakat,” kata salah seorang ibu usia paruh baya, setelah menangis dan menciumi peti mati yang akan menjadi peristirahatan terakhir Alfredo Alves Reinado. Read the rest of this entry »

Gus Dur Sang Penakluk

In TOKOH on 12 Februari 2008 at 9:42 AM

Abdurrahman “Addakhil”, demikian nama lengkapnya. Secara leksikal, “Addakhil” berarti “Sang Penakluk”, sebuah nama yang diambil Wahid Hasyim, orang tuanya, dari seorang perintis Dinasti Umayyah yang telah menancapkan tonggak kejayaan Islam di Spanyol. Belakangan kata “Addakhil” tidak cukup dikenal dan diganti nama “Wahid”, Abdurrahman Wahid, dan kemudian lebih dikenal dengan panggilan Gus Dur. “Gus” adalah panggilan kehormatan khas pesantren kepada seorang anak kiai yang berati “abang” atau “mas”.

Gus Dur adalah putra pertama dari enam bersaudara yang dilahirkan di Denanyar Jombang Jawa Timur pada tanggal 4 Agustus 1940. Secara genetik Gus Dur adalah keturunan “darah biru”. Ayahnya, K.H. Wahid Hasyim adalah putra K.H. Hasyim Asy’ari, pendiri jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU)-organisasi massa Islam terbesar di Indonesia-dan pendiri Pesantren Tebu Ireng Jombang. Ibundanya, Ny. Hj. Sholehah adalah putri pendiri Pesantren Denanyar Jombang, K.H. Bisri Syamsuri. Kakek dari pihak ibunya ini juga merupakan tokoh NU, yang menjadi Rais ‘Aam PBNU setelah K.H. Abdul Wahab Hasbullah. Dengan demikian, Gus Dur merupakan cucu dari dua ulama NU sekaligus, dan dua tokoh bangsa Indonesia. Read the rest of this entry »

Zannuba: Perempuan masih obyek dunia politik

In TOKOH on 10 Februari 2008 at 2:00 PM

Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa Yenny Zannuba AC Wahid mengatakan, saat ini perempuan masih menjadi obyek, apalagi dalam dunia politik perempuan hanya sekedar pelengkap pemenuhan aturan saja. Padahal, politik feminin diharapkan dapat memberikan pengaruh bagi politik yang lebih baik dan penuh kelembutan serta kepedulian pada sesama.

“Perempuan punya beban yang sangat berat, apalagi dalam kondisi carut marut seperti ini, apalagi ketika negara mulai berpaling dari rakyatnya, perempuan makin tertekan. Itu sebabnya, perempuan harus pintar membangun keseimbangan agar tida k semakin menjadi obyek,” ujar Zannuba yang akrab dipanggil Yeni seusai pelantikan Dewan Pengurus Pusat Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa di Jakarta, Sabtu (9/2) seperti ditulis Kompas Online.

Politik membutuhkan sentuhan perempuan agar politik tidak hanya dipahami sebagai pencarian dan mengejar kekuasaan saja. Politik dengan sentuhan perempuan akan mendorong lahirnya politik demi kemaslahatan bersama.

“Saya sering menyaksikan didaerah, perempuan masih sangat sedikit yang terlibat dalam kepengurusan partai politik ,” ujarnya.

Sekarang, menurut Zannuba, saatnya bagi perempuan untuk memperjuangkan keberadaannya dalam pentas politik nasional. Apalagi, senjata untuk mengukuhkan keberadaan perempuan itu sudah diakui undang-undang. Read the rest of this entry »