tribunindonesia

Rasiyo Dilantik sebagai Sekdaprov Jatim

In Berita on 3 Oktober 2009 at 5:43 PM

SURABAYA, – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Rasiyo akhirnya dipastikan terpilih sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur. Selasa (21/4) ini, Gubernur Jawa Timur Soekarwo rencananya akan melantik sekretaris daerah Provinsi Jawa Timur baru.

Kepastian pelantikan sekretaris daerah Provinsi Jawa Timur (sekdaprov Jatim) tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf usai mengikuti rapat Sidang Paripurna di Gedung DPRD Jatim, Surabaya, Senin (20/4).

“Kami percaya Pak Rasiyo memiliki kapasitas dan kemampuan. Harapannya, setelah pelantikan sekdaprov Jatim, ada percepatan pelaksanaan program sesuai dengan visi misi pasangan gubernur dan wakil gubernur Jawa Timur,” ucap Saifullah.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Soekarwo mengirimkan tiga nama calon sekdaprov Jatim ke Departemen Dalam Negeri untuk mengikuti tes kepatutan dan kelayakan (fit and proper test). Ketiga calon tersebut adalah, Rasiyo (Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur), Slamet Riyadi Yuwono (Direktur RSU Dr Soetomo Surabaya), dan Suwanto (Kepala Dinas Infokom Provinsi Jawa Timur).

Setelah lulus, ketiga calon harus menjalani tahap penyaringan kembali di tim penilai akhir (TPA), dimana Presiden sebagai ketua, wakil presiden sebagai wakilnya dengan menteri-menteri sebagai anggotanya. Akhirnya, terpilihlah Rasiyo dari dua calon lainnya.

Surat pengangkatan sekretaris daerah Provinsi Jawa Timur telah ditandatangani Presiden RI Sosilo Bambang Yudhoyono, Senin (13/4) lalu. Menurut Soekarwo, surat pengangkatan sekda dari Presiden sampai ke Gubernur Kamis (16/7) kemarin.
ABK

Akses http://m.kompas.com dimana saja melalui ponsel, Blackberry atau iPhone Anda.
- Beri Rating Artikel – ———- Sangat Baik Baik Cukup Kurang Sangat Kurang A A A
Ada 2 Komentar Untuk Artikel Ini. Posting komentar Anda
D.Poernomo @ Selasa, 21 April 2009 | 11:13 WIB
Selamat buat Bapak, saya eks muridnya di SMPN 12 sby, jangan sampai ikut larut dalam zona politik gubernur dan wakilnya . saya yakin bapak bisa independent dalam bersikap untuk membantu kebijakan pemprov jatim . Sukses buat Bapak
bambang @ Selasa, 21 April 2009 | 09:42 WIB
moga-moga bukan bagi-bagi kue karena kepilih jadi gubernur
Posting komentar anda
Nama
Email
Komentar
Security Code
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

<!–

–><!–.judulpd {font:bold 11px arial; color: #F60; text-transform:uppercase; padding-bottom:4px;}.judulpd a {color:#F60; text-decoration:none;}.judulpd a:hover {text-decoration:underline;}.judulpd01 {font:bold 12px arial; color: #336699; margin-bottom:1px;}.judulpd01 a {color:#336699; text-decoration:none;}.judulpd01 a:hover {color:#003366; text-decoration:underline;}

Pemerintah memiliki komitmen yang tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan r…

–>

4 <!–

Kompas Mobile

–><!–

LAYANAN BERITA SMS 9858
XL, TELKOMSEL, INDOSAT, FLEXI, FREN & THREE
Layanan
Langganan
Berhenti

–>

Sri Mulyani Salah Satu Wanita Berpengaruh di Dunia

In TOKOH on 20 Agustus 2009 at 2:01 PM

sri_mulyani_indrawatiMENTERI Keuangan sekaligus Pelaksana Jabatan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sri Mulyani Indrawati kembali dinobatkan oleh Forbes sebagai salah satu wanita paling berpengaruh di dunia pada 2009.

Posisi Sri Mulyani tahun ini melorot di urutan ke-71. Tahun lalu Sri Mulyani berada di posisi ke-23 mengalahkan Hillary Rodham Clinton yang nangkring di urutan ke-28. Kala itu Hillary masih menjabat sebagai senator di New York. Tahun lalu Sri Mulyani juga berada di atas Oprah Winfrey (urutan ke-36) pembawa acara kondang asal Amerika.

Tahun ini, menurut laporan yang dilansir pada Rabu (19/8), Sri Mulyani dinilai berhasil mengurangi budaya korupsi yang mengakar di Indonesia. Sri Mulyani juga dinilai berhasil menciptakan iklim usaha yang kondusif dan memberikan insentif pajak bagi para pelaku usaha. 

Ciputra dan Sejarah Penderitaan Rakyat Manado

In TOKOH on 5 Agustus 2009 at 7:14 PM

oleh Prima Sp Vardhana

ciputra1KEHADIRAN stasi Jalan Salib di kaki patung Kristus Memberkati yang dibangun di kawasan Citraland Manado, Sulawesi Utara, bukan hanya diharapkan sebagai tempat wisata religi. Monumen yang terletak di atas bukit itu juga mencatat sejarah penderitaan rakyat Manado, khususnya pada masa penjajahan Jepang 1942-1945.

Itu memang sengaja dihadirkan oleh Ciputra sebagai pendiri obyek wisata religi, khususnya untuk umat Kristiani. Saat meresmikan Jalan Salib di kompleks itu, beberapa waktu lalu, Ciputra secara detail menjelaskan, di ujung jalan salib, tepatnya di bawah kaki Kristus Memberkati, dibuat relief dan patung-patung penderitaan warga Manado yang mengalami kekejaman Jepang.

Ada empat patung yang menggambarkan penderitaan itu. Satu di antaranya seorang ibu yang menggendong anak balita telanjang. Meski keseluruhan tubuh patung dicat putih, tetap kelihatan ekspresi ibu itu yang begitu sendu dan sedih serta menderita. Ia seolah memikirkan bagaimana nasib masa depan si anak balita kurus dan telanjang, yang menggambarkan kemiskinan orangtuanya.

Kehadiran patung ibu dan anak yang menderita ini semakin menemukan bukti kebenarannya, dengan pengakuan Ciputra sendiri bahwa ayahnya, Tji Sien Poe, seorang pedagang kecil meninggal di tahanan Jepang.